tak ada yang lebih Tabah dari hujan di bulan juni…

dirahakan rintiknya kepada pohon berbunga itu…

dini hari ini tanggal 14 Juni 2009… sebentar lagi melanjutkan hidup ke Makassar…

tidak bermaksud mengganggu dalam hidup mu…

sudah saatnya cinta ini bertemu realitas…tidak hanya sebuah dering atau suara yang menggelayutiku dalam pertanyaan setiap waktunya setahun ini…

aku mencintai mu seperti salju….

dingin tapi penuh kelembutan…

putih tapi penuh kedalaman…

hingga kadang engkau tak dapat melihatnya lagi…

katakan, bagaimana caranya hidup tanpa dirimu…

orang bijak berkata, apabila seseorang tak punya sesuatu untuk diperjuangkannya mati-matian… IA tak pantas hidup!!!

Jangan berkomentar apapun..resapi dan dalami, ini hanya kisah setitik debu dalam waktu yang singgah diwajah mu… entah ia akan tergores lembut dalam hati yang damai, entah ia akan berbuah amarah dalam hati mu…tapi satu yang pasti engkau tak akan tau, dan engkau tak akan menyadarinya hingga kau memilih ku nanti atau engkau akan memilih yang lain…

hari ini (14 juni 2009) aku kan beranjak ke kotamu… menepati sedikit-demi sedikit janjiku yang terucap dalam perjalanan kita.. dan entah Hari ini pada saat engkau membaca surat ini perasaan mu masih seperti dulu.. kita akan bersama mengarungi kapal ini sebesar apapun deburan ombak menghadang…

namaku ilham firmansyah… seseorang yang mencintaimu… seseorang yang sama saat kau menemui ku di dermaga juni i willitu…