Gender, One of the bullshit word in this country

Posted: April 21, 2008 in Lifestyle, Seniman hari-hari
Tags: , , , , , , ,

PESTA PERADABAN MASA KINI

(STRIPTEZEA)

if Balthazar expressive

Aslm…………

waktu itu malam menunggu (februari 2008)….. aku ada ditengah sebuah pelatihan sebuah perusahaan bir pertama di Indonesia, acara ini sungguh sangat sekuler dan spektakuler (kira-kira menghabiskan dana lebih dari 5oo juta untuk menggelarnya) ….

materi-materi yang terkandung didalamnya pun tak lepas dari penaklukkan-penaklukan pasar dan bagaimana bisa menjual bir yang mereka produksi sebanyak-banyaknya kepada masyarakat luas…

tak pernah ada dalam pemaparan pemateri untuk memperhatikan dampak alkohol yang akan mempengaruhi kualitas akhlak generasi yang mencandunya….. wong yang menjualnya pun sudah kadarluasa terhadap akhlakul karimah yang di idamkan menjadi pondasi bangsa ini agar bisa sembuh dari penyakit kebudayaannya.

after light you\'ll think about time...

sungguh mengagetkan memang….kusangka acara yang dihadiri para pembesar-pembesar dari perusahaan ini pun hadir didalamnya..sungguh konsep yang sangat menawan sekali…makan malam disajikan bersama tarian ular yang dramatik dibalik tirai besar yang tertutup sebuah panggung…..

dont ever you do that in your life

semakin malam pun, acara semakin menggila- suasana bukan lagi hangat….. tapi kacau, keteraturan diantara chaos hingar-bingarnya laju emosi yang terbius lewat Sound system berkekuatan mega besarnya mengaum-ngaum dalam ruangan ini…. sungguh pemandangan yang sangat exoticism ….. impressive sekaligus sensasional  khususnya bagi diriku yang baru pertama kali melihat barbarian party in the city like this….. Wooooowwwww……

tak hanya itu, pesertapun bersorak…melolong-lolong layaknya serigala….. mereka yang sebagian besar berkelamin Adam pun tak ragu lagi… menenggak terus mixed alcohol with softdrink yang tersaji dihampir setiap sudut ruangan itu….. akupun larut didalam nya….. tarikkkkk manggggggg!!!!!!

SUNGGUH BERTAMBAH GILA SAJA BANGSA YANG BESAR INI. dukungan kultus yang menjadi kebiasaan dikota-kota besar seperti jakarta ini makin membuat bangsa ini semakin seperti tongsampah saja….. dari luar terlihat indah dan syahdu dengan adat ketimuran yang tergerogotinya… sementara didalam merasuk-rasuk lewat sendi-sendi kehidupan rakyat segala macam kebebasan  sekuler masyarakat gaya barat….. sungguh mengharu biru yang menyenangkan……. keindahan yang menyedihkan…..

Akhirnya, pesta tak lagi sebagai ajang menyegarkan pandangan mata mereka yang setengah sadar itu….. salah seorang mulai mengerubungi sang penari layaknya lalet mengerubungi maaf…. Kotoran hewan…. memababibuta…. mencubit kirikanan diakhiri seliapan 100ribuan di celana dalam sang penari…peristiwa dahsyat bagiku….eksploitasi wanita dengan segala macam “perhiasan wanita” yang diagung-agungkan bangsa ini lewat kata “MALU” dijaman dahulu… kumandang Gender tampaknya hanya jargon omong kosong saja di negeri ini. dalam implementasinya… 0 besar….. apakah perjuangan gender hanya dinilai dari bagaimana wanita bisa menjadi wakil rakyat atau dapat menggugat perceraian karena suaminya kalah kaya darinya….. memang sebuah pendapat yang getir dan sama sekali tidak teoritis… tapi seseungguhnya hanya stimuli ini yang dapat kupaparkan kepada khalayak…bahwa ada segelintir dan mungkin banyak acara yang  ku tak tahu seperti ini di kampung-kampung, di acara pemilihan kepala daerah… dimana wanita menjadi ajang eksploitasi bagi kaum adam demi sebuah pertunjukan yang memukau …… ku tunggu pergerakan kalian….. setitik debudalamwaktu hanya sampah dialam semesta itulah aku…. mahluk Tuhan yang paling Sensi….. hehehehehhe ….. Salam damai…. Wassalam

Comments
  1. ranes says:

    waa……….
    mantap juga tempat mainmu sekarang ya lo !!😀 memang kalau sudah di luar “idealisme sering tergadai” (hiswanna yang bilang dulu ini)
    arus itu akan begitu adanya, pertanyaannya : menantang atau ikut ?

    kau jadi kayak moammer emka, setelah jakarta undercover serta in bed with model, baru2 ini dia bikin novel “love”. sedikit lebih menyentuh. bukan seksnya ya..!!!

  2. truereds says:

    Ass kak ilo ..

    pada akhirnya kebanyakan wanita hanya menggembar2kan kesetaraan gender yg pada prakteknya hanya mengeksploitasi keindahan2 yg dimiliki… ketika “kena batunya” mereka hanya bisa menyalahkan orang2 yg tak bertanggung jawab itu …. kenapa mereka gak berkaca diri hingga diperlakukan seperti itu … mending kt ketawain aja ……
    Kasian mau nyamain gender tapi caranya aneh….
    Masi banyak Kartini2 sejati diluar sana…….
    Bukan Dunia yang sudah GILA tapi Manusianya yang GILA…

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s